Bisnis

6 Alasan Mengapa Belajar Bahasa Mandarin Itu penting

Les Mandarin Jakarta – Banyak orang yang beranggapan bahwa belajar bahasa ialah sesuatu yang sangat menjemukan dan tidak urgen untuk masa depan. Selain tersebut juga terdapat paradigma yang telah terlanjur tertanam di masyarakat Indonesia, bahwa yang urgen asal telah menguasai bahasa inggris saja telah cukup.

Hal ini adalah pandangan yang paling teramat sempit, sebab sejatinya belajar bahasa didasarkan pada adanya kebutuhan. Dalam urusan ini, bahasa Inggris bukan satu-satunya bahasa internasional yang me sti dikuasai. Bahasa Mandarin pun sudah menjadi di antara tren bahasa yang me sti dipelajari.

Jumlah warga Tiongkok ketika ini yang menjangkau 1,38 miliar penduduk, belum tergolong wilayah Taiwan yang sampai kini masih di klaim sebagai propinsi ke 23 mereka, semua ekspatriat Tiongkok yang bekerja di luar negeri, dan untuk mereka yang sudah pindah kewarganegaraan, menikah serta beranak cucu.

Diperkirakan selama 25% dari total warga dunia adalah penutur bahasa mandarin! Atas dasar kenyataan inilah yang menjadikan bahasa Mandarin sebagai bahasa Internasional ke 2 sesudah bahasa Inggris. Jumlah ini masih jauh lebih tidak sedikit daripada campuran jumlah penutur bahasa Arab, Russia, Jepang, bahkan Hindi!

Namun sejatinya Indonesia dapat mengalami situasi laksana ini pun tidak dapat disalahkan, menilik pada akhir tahun 1960-an sekolah-sekolah Tionghoa Zhonghua Xuexiao (中华学校) diblokir pemerintah, dan menyarankan para orang tua yang mempunyai anak yang bersekolah disana guna pindah masuk ke sekolah umum negeri atau swasta.

Di jaman yang serba canggih ini sebetulnya tidak susah untuk mempelajari bahasa Mandarin. Angin segar tersebut datang semenjak era Presiden Gusdur menarik keluar Inpres No 14/1967 dan mengeluarkan Kepres No. 6/2000 yang mengizinkan warga Tionghoa mengekspresikan kebudayaannya, termasuk kemerdekaan mempelajari bahasa.

Saat ini tidak sedikit sekolah negeri maupun swasta yang berlomba2 meluangkan mata latihan bahasa mandarin untuk murid2nya. Bahkan sejumlah universitas lokal pun menyediakan jurusan sastra cina/mandarin dengan gelar S1 Sarjana Sastra (S.S).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *